Hujan Angin Sebabkan Atap Rusunawa Ambrol, Disperkim Evakuasi Penghuni Di Dua Unit Lantai 3




MADIUN - Hujan lebat disertai angin kencang sempat mengguyur kawasan Kota Madiun hingga menyebabkan dampak bagi masyarakat pada Minggu (3/12). Salah satunya, penghuni Rusunawa II di Jalan Manis Raya. Dua unit di lantai 3 bangunan yang bersumber dari APBN ini tidak dapat ditempati akibat atap dan plafon yang jebol.

Putri Manina Luri Pratiwi, salah seorang penghuni di unit 15 lantai 3 menuturkan bahwa kejadian tersebut sangat cepat. "Sore anak-anak baru saja hujan-hujanan di bawah. Lalu naik ke kamar dan tiba-tiba genteng terbang dan air merembes dari plafon," ungkapnya saat ditemui awak media, Senin (4/12).

Kejadian itupun membuat Putri dan 3 buah hatinya panik karena air semakin menggenangi unit mereka. Dibantu tetangga, Putri mengeluarkan barang-barang untuk diselamatkan.

Petugas dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) selaku pengelola rusunawa segera mengambil tindakan dengan memindahkan barang-barang milik Putri ke unit yang kosong.

"Beruntung tidak ada barang-barang yang rusak," ungkapnya. Kini Putri menempati unit kosong di sisi Barat lantai 3 Rusunawa II.

Selain unit 15 yang ditempati Putri, kerusakan yang lebih parah dialami penghuni unit 16. Saat ini, mereka telah dipindahkan ke unit kosong di lantai 1.

Sementara itu, Sub Koordinator Perumahan Disperkim Kota Madiun Concon Kencono menuturkan pihaknya menyediakan satu unit kosong di masing-masing lantai sebagai antisipasi kegawatdaruratan.

Selain memindahkan penghuni yang terdampak, pihak Disperkim juga melakukan pembersihan puing-puing baja ringan yang berjatuhan dari atas gedung.

"Hari ini kami lakukan pembersihan baja ringan dan reruntuhan atap. Baru nanti siang kontraktor datang dari Klaten. Selanjutnya, kami akan bahas upaya perbaikan gedung," jelasnya.

Menurut Concon, saat ini Rusunawa II sudah lepas dari masa pemeliharaan. Meski begitu, upaya perbaikan akan tetap dilakukan setelah diskusi dengan kontraktor.

"Untuk saat ini, upaya kami mempersiapkan kedaruratan berupa kamar kosong," tandasnya. (Rams/irs/madiuntoday)